Harga Sewa Kios di Mall Pondok Kelapa Town Square Terbaru | 0852 8261 9566
Harga Sewa Kios di Mall Pondok Kelapa Town Square Terbaru | 0852 8261 9566 Harga Sewa Kios di Mall – […]
Kalau kamu sudah pernah coba cari kios buat usaha di Jakarta Timur, pasti paham banget kalau “harga” itu cuma salah satu bagian dari puzzle besar yang harus kamu pecahkan.
Aku bilang gitu karena aku sendiri pernah ngalamin — waktu itu, niatnya cuma mau buka gerai kecil-kecilan untuk jual camilan kekinian. Eh, malah jadi belajar banyak hal soal cara milih lokasi, ngitung biaya sewa, sampai strategi biar balik modal cepat.
Salah satu tempat yang bikin aku cukup banyak belajar adalah Mall Pondok Kelapa Town Square — atau yang lebih sering disebut Mall POKETS.
Lokasinya di Jl. Pondok Kelapa Raya, Duren Sawit, Jakarta Timur, dan buat yang belum pernah ke sana, ini mall punya vibe yang cukup unik. Nggak sebesar mall premium seperti di pusat kota, tapi justru karena itu, cocok banget buat target market menengah yang mau belanja sambil santai.
Kenapa Mall Pondok Kelapa Menarik Buat Pelaku Usaha
Waktu pertama kali aku survei ke sini, aku langsung nyadar kalau mall ini punya kombinasi strategis antara lokasi dan ukuran. Berdiri di atas lahan 4.266 m², mall ini terdiri dari 5 lantai (termasuk semi basement, dua lantai retail, dan dua lantai parkir). Jadi, walaupun nggak raksasa seperti Grand Indonesia, dia punya struktur yang lebih intimate dan mudah diakses.
Yang bikin aku tertarik waktu itu:
Aksesnya gampang. Pondok Kelapa itu diapit oleh beberapa area perumahan padat dan dekat dengan arteri utama.
Parkir cukup memadai: 80 lot mobil dan 100 lot motor. Percaya deh, parkir itu krusial — apalagi buat mall di area padat.
Fasilitasnya lengkap: listrik 785 KVA, genset cadangan 500 KVA (Greaves), AC Split Duck, lift 1 unit (1.000 kg), eskalator sampai lantai UG.
Aku pernah punya pengalaman di mall lain yang AC-nya suka mati siang hari, dan itu fatal buat tenant F&B. Untungnya di POKETS, fasilitasnya lebih terjaga.
Harga Sewa Kios di Mall POKETS:
Detailnya Oke, ini bagian yang biasanya paling ditunggu.
Waktu aku pertama kali dengar, aku langsung ambil kalkulator.
Misalnya, kamu ambil kios ukuran 20 m² di lantai Upper Ground:
Kalau kamu ambil di Lower Ground, biasanya traffic-nya lebih tinggi untuk F&B karena dekat dengan area masuk. Tapi persaingan juga ketat.
Waktu aku survei, Lower Ground punya luas disewakan 1.431 m² dan sudah terisi 1.325 m². Itu berarti okupansi di LG hampir penuh, tinggal sisa kecil.
Di Ground Floor, luas disewakan 1.200 m², terisi 1.138 m².
Yang paling longgar justru di Upper Ground — luas disewakan 1.162 m², baru terisi 194 m².
Buat aku, ini sinyal: kalau kamu mau branding besar-besaran dan tahan sedikit sabar di awal, Upper Ground bisa jadi “ladang emas” jangka panjang.
Pengalaman Pertama: Salah Perhitungan, Hampir Boncos
Jujur, aku sempat salah langkah di awal. Waktu itu, aku ambil kios di Ground Floor karena lihat traffic lumayan. Tapi yang aku nggak hitung adalah:
Produk aku butuh “duduk” — camilan yang sebenarnya butuh area dine-in kecil, tapi kios aku cuma model counter.
Biaya service charge ternyata bikin total biaya bulanan naik lumayan.
Service charge itu bukan sekadar biaya kebersihan; di mall, itu juga termasuk keamanan, AC, dan maintenance fasilitas. Jadi kalau hitungan awal kamu cuma masukin sewa, itu salah besar.
Pelajarannya: sebelum tanda tangan kontrak, simulasikan minimal 6 bulan cashflow. Termasuk sewa, service charge, listrik, gaji pegawai, bahan baku, sampai biaya promosi.
Strategi Milih Lantai dan Lokasi Kios
Dari hasil belajar (dan kadang dari kesalahan), aku punya beberapa insight soal milih lokasi kios di Mall POKETS:
Lower Ground: Cocok untuk F&B, apalagi yang grab-and-go. Traffic tinggi karena dekat pintu masuk, tapi harga sewa kadang sedikit lebih premium.
Ground Floor: Ideal untuk fashion, retail gadget, atau produk impulse buy. Orang biasanya lewat sini tanpa tujuan khusus, jadi signage yang menarik bisa langsung tarik perhatian.
Upper Ground: Cocok untuk bisnis yang mau bangun komunitas, seperti studio foto, pusat kursus, atau hobi. Memang butuh effort lebih untuk promosi, tapi persaingan masih longgar.
Aku sendiri kalau sekarang ditanya, aku bakal serius pertimbangkan Upper Ground untuk jangka panjang — apalagi kalau bisa nego paket promosi bareng manajemen mall.
Tips Negosiasi Sewa Kios di Mall
Banyak orang pikir harga sewa di mall itu “mati” dan nggak bisa dinego. Padahal, dari pengalaman aku, ada beberapa trik:
Ambil luasan lebih besar — kadang manajemen kasih diskon kalau kamu ambil di atas ukuran tertentu.
Komitmen sewa lebih lama — kontrak 2-3 tahun bisa bikin rate lebih kompetitif.
Minta free rent period — biasanya 1 bulan untuk renovasi, tapi kalau pintar negosiasi, bisa sampai 2 bulan.
Bundle dengan promo mall — ini jarang terpikirkan orang, tapi ikut event resmi mall bisa dapat exposure gratis.
Mall Pondok Kelapa Town Square (POKETS) itu salah satu lokasi yang layak dipertimbangkan kalau target pasar kamu adalah warga sekitar Pondok Kelapa, Duren Sawit, dan sekitarnya.
Harga sewanya masih relatif terjangkau (Rp 150 ribu/m²) dibanding mall di pusat kota, tapi fasilitasnya lengkap dan lokasinya strategis.
Kuncinya, kamu harus masuk dengan strategi yang jelas — dari pemilihan lantai, perhitungan biaya, sampai rencana promosi.
Kalau kamu mau tahu info lebih detail atau mau booking kios, hubungi aja pemasaran@sarana-jaya.co.id atau WA 0852 8261 9566.
Bahkan kalau kamu mau, klik langsung link ini: Sewa Tenant Mall POKETS Pondok Kelapa.
Jangan lupa, di bisnis seperti ini, lokasi menentukan prestasi, tapi strategi menentukan hasil akhir.
Harga Sewa Kios di Mall Pondok Kelapa Town Square Terbaru | 0852 8261 9566 Harga Sewa Kios di Mall – […]